Nulis Lagi! + Review Keyboard Bluetooth

Ceritanya kesenengan baru punya keyboard bluetooth baru! Sebenarnya, saya juga punya blog di Wordpress. Sayangnya, kombinasi keyboard bluetooth dengan aplikasi wordpress sepertinya tidak begitu cocok. Setiap sekian belas menit, HP saya pasti lemot. Kalau sudah lemot, mengetik terasa sangaaat sangat lama. Saya selesai mengetik tiga kata di keyboard, yang tertampil di tulisan baru satu kata saja; dua kata sisanya menyusul huruf per huruf.

Memang sebenarnya sejak dulu, saya enggak begitu cocok dengan wordpress! Di PC saya kala SMA dulu (iyes, SMA; pas SMP saya pinjam laptop bapak saya), wordpress juga lumayan lambat untuk dibuka. Blogspot, walau fiturnya terasa sangat basic, tetapi ya .... menjalankan tugasnya dengan sangat apik: nge-blog.

Sejauh sudah hampir 20 menit saya on-screen dengan aplikasi blogspot ini, belum nampak tanda-tanda pelemahan. Kehadiran huruf demi huruf dan kata demi kata di layar, masih selaras dan seirama dengan apa yang saya pijit di keyboard. Tampilan editor blogspot ini nampak sangat sederhana di bawah: bold, italic, dan underline. Penambahan gambar dan foto melengkapi tiga tombol ini di pojok bawah.

Lumayan handy juga: saya ketik "ctrl+b" ini langsung keluar bold. Saya ketik "ctrl+i" juga keluar italic. Bagaimana dengan ctrl+u untuk underline? Sip juga ya. Karena ada tiga mode unik ini, tentu saja akan ada empat kemungkinan tambahan:

1. Cetak tebal sambil digaris bawah,
2. Cetak tebal yang dimiring-miringin,
3. Cetak miring sambil digaris-garisin, dan
4. Ketiganya dong!!!

Oke juga nih. Eh tapi, kayaknya akhirnya aplikasi blogspot mulai lemot nih, 20 menitan lebih mulai lemot... atau perasaan saya aja sik ya hahaha. Tapi kok kayaknya enggak terlalu *maaf ini saya sambil ngetik sambil simulasi, jadi lihat saja paragraf ini sebagai paragraf .... simulasi, gitu*. Ah, tapi sepertinya ada satu symptom yang saya pelajari: saya sepertinya enggak bisa ngetik terlalu cepat, seperti kalau saya lagi ngetik di komputer / laptop. Mungkin juga, enggak boleh sambil multi-tasking sering-sering sih ya. Coba ini tulisannya saya simpen dulu.

Eh akhirnya jadi dua paragraf simulasi, ahahaha. Nggak apa-apa, habis saya sudah googling-googling tentang review keyboard bluetooth, rata-rata enggak ada review apa-apa yang bermanfaat ... ya keyboardnya bisa dipake buat nulis lah (you don't say wth), ya batrenya bisa diganti / dicas, ya....si bapak. Sebelum kawan-kawan terjebak / jatuh cinta dengan keyboard bluetooth dan pemakaian-nya sehari-hari di HP yang ga terlalu canggih (mine is Nokia 3.1 plus, mind you), rupanya oke-oke saja sih. Lemot sedikit, nampaknya iya. Ini layarnya si HP kan idup-idup terus ya, ya otomatis secara kontinyu menggunakan processing power-nya kan ya. Switching antar aplikasi nyaman-nyaman juga: saya barusan cek berita di Google News, chat-an sama kawan2 di WA, dan memilah-milah tembangnya Jimmy Page, Robert Plan, John Paul Jones, dan Alm. John Bonham... (Led Zeppelin elah), terus balik lagi ke aplikasi Blogspot. Valid lancar in syaa Allah.

(Kapan-kapan saya mau bikin review tentang Led Zeppelin ahh..)

Jadi secara operasional, sip sih yaa. Sekarang, saya review devaisnya itu sendiri .. yakni Alcatroz Explorer Dock 2 BT! (Anw, ini saya agak kurang lancar kalau tiap paragraf yang butuh ada gambar, saya kasih gambar ... jadi, gambarnya saya taruh bawah aja kali ya, dirapel hahaha). Review-review umum relatif udah banyak ditulis di internet .. jadi saya coba nulis yang belum dituliskan saja yaa:

1. Capslock kurang responsif: ini saya  gatau sih ya Apakah Ini Capslocknya kUrang REsponsif, atau emang faktor ngetik agak lemot di sini, tapi keliatan yah di kalimat tersebut, agak-agak alay gitu tulisannya.
2. Proses menyambungkan bluetooth, intinya sih idupin Bluetooth di laptop, tombol on-off nya ini digeser (idupin ke arah on), teken tombol "connect" terus pijit tuts "Fn + 1", ... eh ga konek. Hahaha. INi kondisi sudah di-pair lho ya padahal. Akhirnya harus ke menu bluetooth lagi, lalu konek manual deh. Well...
3. Switching antar devais juga (btw ini mulai lemot lagi gesss, pelan2 deh ya nulisnya) enggak begitu smooth. Kan ada tiga pilihan nih ya yang bisa dipasangin sama tuts Fn, yakni "Fn + 1, Fn + 2, dan Fn + 3". Saat sedang terhubung ke hape saya, terus saya coba konek ke devais dua (pura2nya aja sih, padahal mah ga ada) dengan menekan "Fn + 2", terus balik lagi ke "Fn +1", eh ga konek otomatis dong. Nggapapa, konek manual aja. *edit: ini saya baru nyoba lagi, dan tiba2 bisa aja. Hoki-hokian.
4. Oh ya, ini kombinasi shortcut (tombol F1-F12 + Del - iya, tombol Del ga berfungsi btw) nya beberapa engga fungsionil; harap maklum, karena (sepertinya) keyboard bluetooth ini sudah booming dan didesain sejak era Android 3.0 (itu sepintas yang saya lihat di user manualnya sih - yes I still read user manual prior utilizing any devices), so yah harap maklum aja.
5. Masih nyambung dari poin nomor 4, sebenernya di android masa kini itu udah difasilitasi shortcutnya: katanya sih klik tombol *icon lup / kaca pembesar* + huruf2 tertentu, tapi realisasinya sih pake tombol command (ini kayak icon nya di mac gitu, but you get the point yah).
6.Ini karena sampingnya itu kan ... trackpad ya. Trust me, punya trackpad di hape layar sentuh masa kini tuh, semacam antara membantu / menyusahkan gitu. Kalau pengen edit, kita tinggal geser kursornya, terus klik, bisa dipilih kan. Kadang kan, kalau pake jari, jari kita agak gendut gitu ya. tAPI minus nya (pardon my caps again), kadang kalau ga sengaja kegeser / keteken touchpad terus ga sadar lanjut ngetik, yaa berantakan tulisannya jadinya hahaha.
7. Ada tempat selot buat hape tuh ngebantu banget. Maaf no debat. BErbeda kayak Logitech punya, ini selotnya ga dilapisin karet. Tapi hape saya sih udah ada casing nya. Jadi gapapa.
8. Overall okey all in all.

Delapan butir tadi belom lumayan lengkap ya kalau Fn key nya (dan yang enggak perlu pakai tuts Fn) belom saya jabarin satu-satu, so here it goes:

Fn + 1 / 2 / 3: berganti-ganti antar devais
Esc balik ke home otomatis
F1 ga ada fungsi (kalau connect / pilih mode iOs ini menurunkan kecerahan)
F2 membuka email (gmail default apps di hape saya - kalau pilih mode iOs ini menaikkan kecerahan)
F3 ini kayanya kalau ada menu titik tiga sih munculin menu itu - kalau di mode iOs ini lock screen
F4 launch default music apps - sama di mode iOs. Btw kalau nanti ada apps music lain, saya ga tau nih tapi gantinya gimana
F5 ini launch menu in-apps search (kayak itu lho, kalau mau search chat di WA / search email)
F6 kalau lagi di home, maka google search akan terbuka
F7  ini previous, F8 ini pause / play, F9 ini next, F10 adalah mute, F11 adalah kecilin suara, dan akhirnya F12 ini ngerasin suara.
Del = kunci layar otomatis, di mode iOs juga gitu. Ga bisa beneran delete karakter di depan, tho.
Fn + panah atas / bawah = halaman naik / turun
Fn + kanan / kiri ga ada apa-apa.

Oh ya! Yang biasa kalian lakukan di keyboard konvensional (undo, redo, gerakkan tanda kelip-kelip maju / mundur satu kata, bold italic underline), ini berkerja di sini juga...

Tambahan:
Geser touchpad pakai dua jari = scroll atas bawah.

Shortcut settingan dari HP:
Command + backspace = back
Alt + tab  = ya gitu ya
Command + B  buka browser
Ada banyak, buka weh "command + /" untuk detailnya.

Hmm lumayan ya! O ya beneran, Blogspot ga bikin lemot, yeay. Saya screen on  dari jam dua-an sampe sekarang mau jam setengah 4 lebih 10 menit, ga lemot. Batere berkurang 7% kayanya, but well worth it??!!!

Ini tampilan hape + headset + keyboard nya (lhat selotnya warna ijo)

Itu di kanan ada touchpad nya. Ukurannya lumayan compact kok overall

Kecap manis coyyyyy

Final words: seru banget sensasi menjadikan hape menjadi semi-laptop + kombinasi touchpad + dan layar sentuh. Bukan alasan lagi deh buat enggak nulis!

Comments

Popular Posts